Yang aku temukan di HMI

HMI ini ibarat etalase mall, semuanya ada disini ada spiritualistas, intelektualitas, tradisi, dan seterusnya tapi sialnya terpampang tulisan besar "tidak dijual", silakan anda "buat sendiri saja", dan lebih sial lagi…

Continue Reading

Diskursus Pandangan tentang Politik Islam, Syariat dan Pluralisme

Image

Perntanyaan :
Apakah politik perlu dipisahkan dari agama? Atau sebaliknya, perlu disandingkan dengan agama? Lalu, apakah diskusi mengenai batasan dari pluralism dan toleransi telah mencapai puncaknya? Atau, sebenarnya, hingga kini perbincangan mengenai batasan dari pluralism dan toleransi sendiri belum berakhir?

Pemikiran ku

Bagi ku, Politik dan agama tidak sepenuhnya bisa dipisahkan, islam mengajarkan amaliyah secara sumul (komprehensif), apapun yang dilakukan seorang muslim itu dalam rangka ibadah kepada allah swt, maka jelas (lebih…)

Continue Reading

Catatan Diskusi “Masa Depan Politik Timur Tengah : Konflik, Agama dan Politik”

 

Dua Akar Konflik

Pergolakan timur tengah selalu menarik diamati, dinamika yang berkembang disana sangat dinamis dan penuh dengan gejolak. Ahmad Sahide, melihat bahwa peta politik timur tengah secara umum bisa dilihat dari dua faktor, pertama, masalah agama, penganut faham islam sunni dan penganut faham islam syiah. Konflik ini sebenarnya konflik lama antara fathimiyah dan ummayah-abbasiyah, dan terus berlangsung lama, tetapi direproduksi ulang sejak pasca revolusi islam iran. Kemunculan Iran yang beraliran Syiah dianggap sebagai salah satu ancaman bagi stabilitas politik di timur tengah, khususnya Arab Saudi yang beraliran wahabisme Sunni. Arab Saudi sangat mengkhawatirkan penyebaran ajaran syiah di kawasan timur tengah, dilain sisi secara resmi Saudi menyebut syiah sebagai bukan islam. Faktor kedua adalah, sikap politik, yang pro barat dan anti barat. Sikap pro barat sangat ditunjukan oleh Arab Saudi, Mesir (dibawah Anwar Sadat dan Husni Mubarak) yang sejak awal menjadi sekutu utama Amerika Serikat, sedangkan sikap politik anti barat sering dimunculkan oleh berbagai kekuatan politik timur tengah, diantaranya Iran, Iraq (di zaman Saddam Husein), Libya (di bawah Khadafi), Hamas di Palestina, Hizbullah di Iran. Perbedaan sikap politik ini berhasil membangun konfigurasi diplomasi regional yang (lebih…)

Continue Reading
Close Menu