Negeri yang berhutang

Alif, dia bukan lagi ibumu semata, sebuah negeri yang telah berutang tentang kejujuran padanya, karena mereka yang memegang pandu dan suluh, sibuk mengepas busana dan mencelak mata dengan sepasang buluh.

Padanya, adik Alif, setiap abjad dalam kata jujur adalah suratan seterang surya, ialah laku semurni ufuk, memerahkan darah mengaromakan keringatnya sepanjang hari-hari yang khianat. (lebih…)

Continue Reading

Menuju Komunitas Asean

 

oleh : Hafidz Arfandi

Memahami ASEAN dalam konteks Regonalisme

Ketika berbicara tentang isu regionalisme, orang selalu melihat Eropa sebagai keberhasilan dalam menyatukan sebuah kekuatan regional. Eropa berhasil membentuk sebuah kekuatan regional yang relatif sukses baik dari segi ekonomi, sosial dan politik. Walaupun, belakangan krisis yang melanda negara-negara salah urus, seperti Yunani menjadikan dampak sistemik dalam keuangan zona euro. Kehadiran Uni Eropa telah berhasil mengubah wajah benua eropa yang penuh pertikaian hingga awal abad ke 20, menjadi sebuah kawasan yang paling (lebih…)

Continue Reading

Topeng Monyet : Lambang Penindasan Kesrawan

Monyet-monyet ini tersiksa dengan tangannya diikat ke belakang, dipaksa duduk berjam-jam di jalan, dan tidak diberi makan.

 

Topeng monyet yang selama ini dikenal masyarakat sebagai sebuah atraksi menghibur, ternyata merupakan bentuk kekerasan terhadap satwa. Topeng monyet bahkan berpotensi untuk meningkatkan kepunahan jenis satwa di Indonesia.

Hal ini mengemukaan dalam diskusi “Stop Kekerasan Terhadap Satwa dengan Pasal 302 KUHP”, di Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (16/7). Koordinator Satwa Liar dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN) Benvika mengatakan, sejak tahun 2009, ada peningkatan aduan dari masyarakat mengenai (lebih…)

Continue Reading

Mazhab Teologi Pembebasan : antara Agama, Kuasa dan Perlawanan

budak-2

Agama dan tradisi dogmatisme

Agama dalam kehidupan masyarakat menjadi salah satu aspek fundamental, tradisi dogmatis agama dapat mengalahkan segala konsepsi rasionalitas atas dasar iman. Dalam konteks sosial maka agama bisa diperankan menjadi dua hal, pertama, agama dalam konteks profetik untuk melakukan gerakan-gerakan progresif dalam rangka memperjuangkan cita-cita ideal, Kedua, agama sebagai legitimasi untuk menerima dan mempertahankan status quo.

Sejarah dunia tidak pernah lupa dengan berbagai peristiwa besar berabad-abad, dimana agama menjadi alat untuk menggerakan perang besar “perang salib”. Disadari atau tidak agama memiliki sisi-sisi eklusif untuk saling berbenturan, sehingga wajar saja tesis Samuel P. Huntington tentang Class of Civilization menempatkan terjadi pergolakan global akan dasar  (lebih…)

Continue Reading
Close Menu